10.12.11

(benci)

kalau ada sederetan hal yang saya benci di tahun ini, maka nomor satu adalah (hampir) semua tulisan saya di tahun ini. tidak kenapa-kenapa sih. benci, ya benci saja. begitu saja.

tahap saya belajar menulis itu masihlah pada "ada rasa, ada sketsa (suara)". belum, belum, dan belum sampai tahap "beraksara, lalu berasa". mudah-mudahan suatu hari nanti.

sekarang memang sedang belajar, minimal, "tidak ada rasa, banyak melihat dan mendengar, lalu datang rasa, lalu ada sketsa (suara)". tapi susah sekali. apalagi saya terbiasa merasa-rasa bahwa yang namanya rasa itu begini, bukan begitu. padahal, ironisnya, saya yakin sekali, kalau besok-besok saya pasti akan berkata, loh, itu kan rasa juga.


tidak sabar rasanya menunggu empatbelas januari duaribu duabelas. atau tigabelas januari?

.

(membaca ulang tulisan, sebelum memutuskan menekan tombol oranye atau abu-abu)

.

(berpikir)

.

betul, kan, saya benci tulisan saya akhir-akhir ini.

.

(tapi mungkin karena membuat tidak nyaman seperti itu dia bernama proses. mungkin loh. tapi jelas, dia adalah proses yang tidak sengaja saya taruh di kepala. dulu sekali, waktu saya berumur empatbelas tahun. jadi mungkin, sekali lagi mungkin, ada semacam rasa nggak mau kalah dengan ketidaknyamanan ini. termasuk saat ini.)

No comments: