Sunday, February 07, 2010

satu cangkir kopi pahit

Sunday, February 07, 2010 0
seperti robusta ini. satu cangkir saja.
semoga pahitnya dapat melarutkan rasa manis yang memabukkan, yang dapat membuat mata salah berinterpretasi.
itu bintang selatan, bukan bintang utara.

semoga pahitnya dapat menetralkan segala rasa asam, yang selalu menjadi kambing hitam atas hati yang luka.
itu adalah karena pedang yang diri asah. (walaupun bukan dengan niat untuk menghujam ulu hati sendiri)


seperti robusta ini. satu cangkir saja.

---------------------------

seperti malam lalu.
seperti ruang antara Barry Likumahua dan Efek Rumah Kaca.
di mana mataku hanya bisa menangkap merah dan hijau kilau panggung. tidak ada kiri dan kananku.
karena yang diinginkan hati, mungkin hanya sedetik di tengah pusaran keceriaan dan keputusasaan,

untuk mengintip sejenak belahan timur bumi utara.
tanah yang kamu pijak, dan langit yang menaungimu dengan biru.
lalu kembali lagi pada dimensi pertama.

---------------------------

bersama secangkir robusta.

semoga pahitnya dapat meluruhkan rasa rindu akan dirimu,
yang ingin aku usir jauh-jauh.


...
[seharusnya ada cerita-cerita panjang dan lebar tentang resolusi 2010, tentang abstrak tugas akhir, tentang duapuluh tujuh, tentang maryamah karpov, tentang rahasia meede, tentang bintang selatan, tentang pantai timur di belahan bumi barat, tentang narasi dan lima tahun bersama sketsa aksara.]
.
semua gara-gara kamu.
.
sekarang aku harus mengumpulkan dulu buku-buku yang kamu pinjam. yang berserakan dimana-mana. membereskannya. menulis. lalu melupakan kamu.

Sunday, January 24, 2010

jantung hati

Sunday, January 24, 2010 3
Ini bukan tentang jatuh hati dalam ranah percintaan antara laki-laki dan perempuan. Tapi antara satu pasang mata dan kedip pergantian lembar-lembar hitam putih dalam satu jepitan bernama buku.

Kadang sembilan lembar lewat bersamaan dengan detik keenampuluh. Kadang tujuh. Sepuluh. Atau bahkan satu. Semua tergantung pada saat-saat pertemuan dengan si jantung hati.


Jantung hati.
Baris-baris paling memikat mata dan hati dalam satu buku. Kadang dia menjemput langsung di awal cerita, kadang dia menunggu dengan sabar di tengah cerita, kadang bahkan dia bersembunyi hingga detik-detik terakhir.

Orang bilang, buku adalah jendela dunia. Dunia yang penuh dengan pasangan mata di mana-mana. Yang melihat dunia mungkin hanya pada birunya langit, hijaunya rumput, merah mudanya daisy, kelabunya mendung utara, atau pekatnya aliran kali belakang kampung. Dunia yang penuh dengan pasangan telinga di balik tembok. Yang mendengar dunia mungkin hanya dari bisik ilalang di padang, derap kijang tanpa rintangan, atau gelegar petir yang membawa pesan langit.

Maka si jantung hati, keberadaannya adalah prasyarat. Tidak bisa tidak. Karena dialah yang akan membuat mata hati melihat kehidupan pada dunia di balik jendela itu. Sebuah buku, dapat menggiring langkah melewati lintasan tujuh warna pelangi, atau mendorong raga jauh ke dalam celah sempit, gelap dan pengap.


Satu lagi.
Si jantung hati, dia lah yang akan membuat kaki-kaki ini tanpa komando meloncatkan genapnya hati dan pikiran melewati hadangan tembok jendela.

Keluar.
Kepada dunia.

-------------------------------------
Jendela bulan Januari 2010 :

1. 80 Hari Keliling Dunia - Jules Verne [Bab 37 Phileas Fogg tidak mendapatkan apa-apa dari perjalanannya keliling dunia selain kebahagiaan, h. 367]
"Namun apa berikutnya? Apa yang sebenarnya ia peroleh dari seluruh persoalan ini? Apa yang ia bawa pulang dari perjalanan panjang dan melelahkan itu?
Menurut Anda, tidka ada? Barangkali memang tidak ada, selain seorang wanita menarik yang meskipun mungkin tampak aneh, membuat dirinya menjadi pria paling bahagia!
Benarkah Anda tidak akan bersedia melakukan perjalanan keliling dunia untuk itu?"

2. Maryamah Karpov - Andrea Hirata [Berae, h. 235-236]
"Tak tahu lagi apa yang harus kulakukan. Aku lelah, aku hampir putus asa. Dan aku merindukan A Ling, aku ingin melihatnya, melihatnya meski hanya sekali. Aku merindukannya sampai aku tak bisa bernapas. Malam kian larut. Kupandangi gugusan bintang, kemudian ajaib. Lambat laun, gugusan gemintang itu menjelma menjadi seperti lukisan. Seluruh langit menjelma menjadi lukisan terang benderang. Aku terpana. Dalam lukisan itu miliaran bintang berdebur menjadi ombak yang bergulung-gulung, awan gemawan bergelora, meluap-luap menjadi buih samudra, berlapis-lapis melonjak-lonjak silih berganti, ganas, berlimpah-limpah. Lalu menyeruak megah sebuah bahtera, terombang-ambing digempur gulungan ombak bintang gemintang. Seorang nakhoda memerintahkan pada anak buahnya menaikkan layar. Ia berlari ke haluan, menghunus pedang ingin menangkis petir. Matanya menyala, suaranya memecah laut, melengking menantang badai berkelahi. Rambutnya yang panjang berkilat-kilat dibias sambaran petir yang menjilati ombak. Perasaan ganjil yang dahsyat menghantam dadaku. Aku seakan terangkat dan melonjak. Aku berlari ke bibir dermaga dan berteriak lantang.
"Aku akan membuat perahu!! Kaudengarkah itu?! Aku akan membuat perahu, dengan tanganku sendiri!!""

3. Rahasia Meede - E.S. Ito [Prolog, h.3-4]
"Dalam tempo yang cepat, sebagian besar anggota delegasi termasuk Bung Hatta telah berkumpul. Lelaki misterius itu membentangkan kertas tuda berwarna cokelat pudar. Tulisan, gambar, petunjuk, denah, semua tampak seperti garis-garis yang menghubungkan masa lalu. Kemudian, kertas itu dia serahkan kepada anggota delegasi. Sebuah rahasia yang telah terkubur selama ratusan tahun berpindah tangan
"Ontvangen maar die onderhandeling. Indonesie heeft niets te verliezen!""

-------------------------------------
- Judul diambil dari penggalan percakapan suatu sore dengan seorang teman. Penggalan kata "jantung". -

Tuesday, January 19, 2010

dari mata turun ke hati

Tuesday, January 19, 2010 0


jika sudah tertahan di sana.
semoga pertemuan merah dan hijau, tidak menjadi kuning.

semoga.
menjadi merah jambu.
atau biru muda.

atau
. . . p u t i h . . .



tapi, mata, demi hati, kali ini harus berhati-hati.
jangan tertipu.
dan jangan menipu.

ya?

Sunday, January 17, 2010

mawar kuning

Sunday, January 17, 2010

sayang sudah didahului kelabu.
mudah-mudahan kamu tidak marah. atau benci.
walaupun mungkin kamu sudah tidak mau lagi bicara padaku.

karena ini mawar kuning.
bukan merah.
bukan putih.

untukmu.


*tapi bagaimanapun hati ini tetap sakit*

Saturday, January 16, 2010

emosi

Saturday, January 16, 2010 0
bocah-bocah berkeliaran.
di balik layar lebar berwarna abu-abu.

bocah-bocah.
berbadan besar, bertampang tua, bersuara keras. tapi sember.


lagi-lagi saya harus melihat ibu tercinta.
memejamkan mata, menutup telinga.
bukan karena tidak mau melihat dan tidak mau mendengar.
ia hanya bersedih. terlalu bersedih.
sehingga tidak mau anak-anaknya melihat,
betapa merah kedua mata dan telinganya.

atas banyak kata yang terlontar.
banyak kata tanpa makna.
banyak kata tanpa laku.

yang dengan cepat dan jelas menendang
sedikit kata dengan banyak makna.
sedikit kata dengan banyak laku.

atas banyak imaji pelingkup yang palsu
di mana-mana
yang menekan kepala ketulusan dan kerja keras
ke bawah, hingga terbenam oleh bumi
dan tidak terdengar.

kecuali oleh Tuhan.
karena Ia tahu semuanya.

Tuesday, January 05, 2010

satu gelas coklat panas

Tuesday, January 05, 2010 7
untuk hati yang kedinginan.
yang merindu akan satu rasa, yang tersembunyi sempurna di balik satu sosok bermata jernih.
telaga yang menyamar dalam riak bola mata yang tidak pernah berhenti melihat ke kiri dan kanan.

ingin sekali hati menyelam di dalamnya.
beroksigen getaran partikel dalam satu ruang diantara perut dan dada.

.
.
.

satu gelas coklat panas.
dan kayu manis.
dan sendok logam tinggi dan tirus.

mengaduk dasar yang mengendap.
seperti lumpur penantian yang tidak kunjung surut.

.
.

hati dingin yang merindu sangat tinggi.
akan pertautan kelingking kanan dengan kelingking kiri miliknya.

.

langit utara, tolong sampaikan salam perkenalanku padanya.
ssttttt...
selama ini kami hanya berpura-pura saling kenal satu sama lain.
untuk membuatmu senang.

tolong jangan marah ya.

:)

atau marah saja.
padaku.

Saturday, January 02, 2010

[quote of the moment]

Saturday, January 02, 2010 0
one.
i read somewhere that : "a heart that can hurts, is a heart that works."
so, regarding to that statement, maybe i should say that my heart is working too hard?

LOL. seriously.


two.
i am an arian.
accidentally the stubborn, cold hearted and smartass (in indonesian : sok tahu) one.
and being in love is the most perfect counter.
something that could always smoothen my annoying inner.
i mean always.

however. i should stop falling in love for a moment.

"i don't want to fall in love, if it is only for the sake of fulfilling this delusional need."

an "i love you" shouldn't be begun nor followed by anything, but "for GOD's sake"

.
.
.

three.
dear heart, please take a rest. but not in sitting still mode, would you.
just believe that good things really do come to those who are WHOLE-HEARTEDLY PATIENT not JUST WAITING


cheers
:)

Friday, January 01, 2010

the ballad of 2010's very first day

Friday, January 01, 2010 0
first thing first : no crying big girl :)

story 1 (1)
he loves me. he loves me not. he loves me. he loves me not. he loves me. he loves me NOT.
or maybe he's just being indifferent? as usual. maybe he'd just chosen to ignore me. for the rest of his life. who knows a young man's heart..yes, who would?

i loved him as much as this love. yes, i really did.

a young man, who is perfectly imperfect as a man to be loved.
i still believe, until today, he would make it as a great great husband and father and a lifetime soulmate. he will. just wait and see.

even though i think i wouldn't be wide hearted enough to attend his wedding, i'm sure he'll be great at the day.


story 1(1)
he used to be a great compatibility match i could ever imagine.
a best friend, turning into a best working partener, yet turning into a best stranger.

but no others who had his ability in making the silence between us worth to hear.
i cherish our friendship. i was deeply in love with the space between us.

a match of chemistry and compatibility, the first one i have ever had.
but somehow, it wasn't meant at all to go that way, no?

he's getting married anytime soon. i can't help myself from smiling. no cry, really.
i can't wait to see him at his big day. and congratulate him for finally being a real man.


story 1(1)
how's this one gonna end?
i need to be patience
i need to give some space and time to see it grows and fulfill my empty glass
afterall, the seed are not here yet.

:)


moral of the stories : big heart is the most needed thing in accepting all the good and the bad. i'll send a thank you note to GOD for giving me a chance to have one, a chance to learn to have one indeed.

Thursday, December 31, 2009

2009-2010

Thursday, December 31, 2009 1
2010
bahagia. lahir batin.
sehat. jiwa. pikiran. hati. badan.

oiya.
satu lagi : dipercaya oleh Tuhan untuk bertemu sang belahan jiwa,
di belahan bumi manapun dia berada saat ini.
:)


2009
bahagia. sehat.

bersyukur atas banyaknya jalan membangun mimpi. saya masih belum menyerah, tidak sampai sampai saya bisa menginjakkan kaki di delft, barcelona, praha, san fransisco dan toronto. dan code.
resign. bersekolah lagi. bekerja paruh waktu yang gagal total.
turun berat badan empat kilogram saja (masih ada enambelas lagi, ayo semangat!).
memantapkan hati menjadi peneliti, untuk masa depan yang saat ini masih tertutup kabut tebal. dan kembali lagi dibenturkan dengan "apa kamu benar-benar menginkan ini?" oh Tuhan, saya pikir pertanyaan itu hanya akan saya lewati sekali saja dalam hidup. ternyata saya salah.
lalu hati jatuh cinta lagi, lalu dia patah lagi (saya janji, ini terakhir kalinya saya menjahati hati saya sendiri, maka ijinkanlah saya menutup pintu yang indah luar biasa ini Tuhan).


alhamdulillah.
satu tahun. dan saya semakin percaya bahwa Tuhan sayang sekali pada saya.
:)

bismillah.
satu tahun. saya mohon ijinMu Tuhan untuk menjadi orang yang kuat dan sabar.
berani dan penuh cinta.
belajar menari di kala hujan badai. dan tidak takut hitam di kala matahari terik.

delft. barcelona. code. ubud. (catatan : bukan pilih satu dari empat)

dipetik mentah-mentah dari kata-kata Arai di sang pemimpi - andrea hirata :
"Mungkin setelah tamat SMA kita hanya akan mendulang timah atau menjadi kuli, tapi di sini Kal, di sekolah ini, kita tak akan pernah mendahului nasib kita!!"



s e l a m a t t a h u n b a r u 2 0 1 0 :)

Tuesday, December 29, 2009

nama pada kenangan

Tuesday, December 29, 2009 0
setiap tempat harus punya nama.
supaya kita bisa mengingat, manakala ada kejadian-kejadian penting di suatu tanggal.
mengenang tempat dan persitiwa, kata orang.

kalau ruang, harus punya nama juga?
setiap sudut, muka datar, persimpangan jalan, belokan, tanjakan juga turunan
tidak lupa ruang kecil di atas perut,
yang dalam dimensi keempat dia melebih luasnya atlantik
supaya kita bisa mengingat, setiap satuan detik dalam momentum-momentum yang TUHAN turunkan
mengenang ruang dan waktu, kata orang yang lain.

karena mungkin nama seribu orang tidak dapat masuk di hati,
lain cerita jika mereka semua berbayang hitam dan putih,
terteduh di bawah satuan ruang juga waktu
sampai mati, mereka akan hidup
di suatu tempat, bernama ingatan
 
◄Design by Pocket