20.3.17

tengah malam.

tengah malam waktu hatiku adalah waktunya perpindahan rasa.
merasuknya yang mati-mati pada embun yang akan lahir, lewat jendela tak bertirai.

tengah malam waktu hatimu adalah waktunya membakar rasa.
mengumpulkan api-api sisa musim dingin lalu, membariskannya seperti anak-anak pagi.

sajak ini adalah masa lalumu.
semua cerita yang kuinginkan darimu, yang tak beranjak dari benak.
sajak ini adalah kenanganmu.
semua bayangan tentang aku yang kumainkan dalam hatimu:
pura-pura yang bukan tipu-tipu.

tengah malam waktu angkasa, adalah waktu kita berpisah,
dengan semata-semata harap yang tak tertiup,
dengan kabut pagi yang tak akan turun.

untukmu sajak tengah malam,
wahai penakluk hati yang tak mau berhenti.

15.2.17

di antara cinta-cinta yang semu,
sebuah sejati bersembunyi dalam fana.

di antara pendar-pendar yang pudar,
sebuah nyala meraup kala.

di antara jarak-jarak yang berukur,
sepanjang ingatan tak sibuk menjengkal.

tuhan tidak punya cerita,
maka ia pasangkan nurani dan logika,
agar manusia mau mengambil jalan, 
dan menapak padanya dengan segenap sadar.

pertanyaan yang memudar,
seperti cucian tertumpuk yang tak selesai.
mengonggok merongrong sang waktu,
namun sekali lagi, tak selesai.

31.1.17

#Reply2010 *)

to my 27 of year version.
when i was foolish,
when i was in love,
when i was being ignorance to all heartaches.

to my curiosity on non-burst balloons of mind,
when i was jumpy and energetic,
when i asked all questions but "do you love me?",
when i say yes to all the jokes those never meant to be.

to the 2010.
among my point zeros, one that most memorable,
most heartbreaking, most lovely with decent amount of sweetness.

i miss you.
please answer me. at your convenience. 



*) inspired by Reply 1988.

28.1.17

#thelifeofafangirlheart

whenever i feel tired, this song never go wrong.
bigbang, a big tree to the soul with a bang.
.
.
.
.
.


.
.
.
.
.

#thelifeofafangirlheart

23.1.17

senja beranjak.

penaku tertatih,
jemariku sesak nafas,
lembar putih ini penuh oleh kekosongan.

ingatan saling berebut keluar
lewat jendela hati,
terus sampai ke pinggir kali.

senja pun lelah menanti
cerita-cerita yang tak kunjung hidup,
cerita-cerita yang kandas sebelum bermuara.

hingga semburat merah yang bertahan hingga ia sirna sendiri,

aku lalu habis:
di setiap menjelang matahari berbalik arah
pada lintasan dengan kecepatan seratus kilometer per jam.

aku pun memilih untuk bersabar,
akan kalimat-kalimat dulu yang tak selesai.
kalimat-kalimat tanpa jeda, kalimat-kalimat tanpa tanda,
kalimat-kalimat tanpa pretensi. kalimat-kalimat yang tenggelam.

kalimat-kalimat yang sibuk mencari jalan keluar,
bersabarlah dengan hatiku, ya.

12.11.16

malam.

bermalam-malam aku menunda perasaan.
beralasan ringkihnya hati para pemuja cinta juga kebenaran.
bantal-bantal adalah pencatat kejujuran yang sejati.
rasa takut. keputusan. lalu pertanyaan tanpa henti.

sungguhpun bulan punya waktunya.
ia pencinta segala yang rutin.
segala yang terhitung. dan pada tempatnya.
tetap ia sisakan ruang untuk seteru hangat bunga kegelisahan.

aku suka semua yang sederhana.
seperti kamu yang selalu bertanya,
semua namun kebenaran,
perihal yang pasti namun keyakinan.

bermalam-malam aku menunda perjalanan.
dengan alasan tak ada teman,
padahal ia adalah tujuan.

kepada malam-malam yang tak sempat tersimpan,
akan kupenuhi janjiku dalam genggaman.

14.9.16

september 2016.

there are times in life, where all you need is a fit-all kind of hug, a Baymax-Hiro or a Calvin-Hobbes type of hug. there are other times, where all you need is a "don't go, please" kind of request. there are other times, where all you need is none other than letting all of those go, that they just happened to be things not belong to you.

i had a dream, of visiting M and M, of exploring I, of having a slow vacation at K and O, of finally going an E trip, all with the two hands full of other hearts than mine, of baggage not only a single back-not-so-pack. i had a dream of having pieces of paper full of checklist, making sure that nothing would go wrong, while he's busy taking care (read : playing with) him and her. i had a dream that one day, i don't have to live another solitary days.

however i now have an only dream, to become one who'd be well deserved of having such dreams. that dreams never come with only "do come true" but also with "undying responsibility" and "unstoppable after effects".

life is indeed a series of how you make peace with your faith. not with how people perceive it, not with how people expect you to perceive it. not with how you assume it expects you to perceive it.



God loves you. and supposedly, in any way, a vice versa. do you?


27.8.16

ekor.

masih memegang ekor mimpi yang sama,
masih mengelus bulu-bulu halusnya yang sedang tegang,
masih mencoba menggodanya dengan bola-bola karet warna-warni sambil bilang,
"itu pelangi".

dia anak baik, dia hanya minta satu,
tapi aku membacanya satu ratus, kadang, satu ribu.

dia anak manis, sabar menunggu sambil mendengarkan senandung "god doesn't love me".
lalu aku marah. "god loves you for sure."
lalu aku diam, aku ingat, tak bisa aku memastikannya.

dia pun bergeming, masih dengan senandungnya, masih dengan senyumnya.
masih pula dengan sabarnya.

masih memegang ekor mimpi yang sama,
kali ini sambil sedikit waswas.

mungkin aku terlalu erat menariknya dalam genggaman,
mungkin aku terlalu lengah hingga mungkin nanti malam dia lolos.

mungkin aku hanya tidak percaya
pada pilihan sendiri.

mungkin aku hanya terlalu takut
dia meninggalkan aku,
tanpa apa-apa sedikitpun.

mungkin dia (masih) terlalu besar bagiku.
mungkin begitu.


"god loves you. 
too much, he wants you to learn by yourself 
how to get rid of your own inferiority. 

don't disappoint him."

28.7.16

solitary.

dear Azalea,

be strong. stand for yourself. be nice. restrain yourself from talking too much. be brave. listen and read the world wholeheartedly. you are the one who'd be held responsible for the life you build.

and if you have to choose one or two comrades, i pray that your heart would lead you to those who are equal match for you. in good and bad.

because Azalea, i believe you are granted with things no less and no more than that of how much you had fight for.


love and pat,

i.