12.1.12

(ter)sesat.

mata angin tak sempat berpusing,
namun arah (telah) terlanjur terpatri.

adakah peta berskala perasaan,
yang sanggup selubungi jiwa menembus dimensi ruang,
yang sanggup pecahkan abstrak hingga serpih logika terkecil?

adakah penunjuk waktu tak berlonceng,
yang sanggup lapangkan dada merangkum guliran masa,
yang sanggup petakan ingatan bahkan yang tak tercatat lekukan dalam kepala?


dan sungguh, (ter)sesat adalah kala angin sembunyi,
(berlari) dari menghembuskan tanda pada ruang dan waktu.

No comments: